Timnas Basket Putri Indonesia Takluk dari Kazakhstan

Tim bola basket putri Indonesia terpaksa mengakui kekalahan dengan skor 73-85 dari Kazakhstan dalam pertandingan yang dilanjutkan di babak kualifikasi Asia X-grup 2018 di Bung Karno Basketball Hall, Minggu (19/8/2018). Dalam permainan, Kazakhstan tampaknya telah mendorong sejak awal kuartal pertama. Nadezhda Kondrakova tampak mengesankan dan memimpin timnya 18-14 untuk Indonesia. Kazakhstan menjadi semakin tak terhentikan menjelang akhir kuartal kedua. Indonesia telah bangkit karena kinerja Natasha Debby Christaline, tetapi harus mengakui manfaat Kazakhstan dengan skor 43-31. Nathania Claresta Orville memberikan performa terbaiknya di kuarter ketiga. Kazakhstan, bagaimanapun, kembali dan memenangkan selisih poin dengan skor 66-56. Di kuarter yang menentukan, Natasha Debby Christaline berhasil memberikan performa terbaik dengan menyumbang total 30 poin. Namun, angka itu masih belum bisa mencegah timnya kalah 73-85 dari Kazakhstan.

Kekalahan ini menyebabkan tim bola basket wanita Indonesia menyebar di bagian bawah postseason di Grup X. Di pertandingan berikutnya, tim Merah Putih menghadapi lawan tangguh, Cina Taipei, yang saat ini menjadi puncak Asian Games Group X 2018 dalam posting 2018 pada hari Selasa (21 Agustus 2018), tim bola basket putri Indonesia kembali kehilangan kekalahan di Asian Games pada tahun 2018. Kali ini, tim merah-putih dipaksa untuk mengenali ketangguhan Kazakhstan dengan skor dari 73-85 dalam pertandingan, digelar di Aula Bola Basket Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/8/2018) malam WIB,

Kazakhstan. Asisten pelatih Andre Yuwadi mengatakan timnya tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan karena terlambat panas dan kehilangan postur. “Anak-anak dalam permainan terlambat dalam panas dan mereka juga kehilangan sikap tim lain. Karena tekanan dari hal-hal itu, permainan menjadi lebih buruk,” kata Andre setelah pertandingan. Kekalahan ini menyebabkan Indonesia menyebar di bagian bawah daftar peringkat Grup Asian Games Group 2018. Pada pertandingan berikutnya, Natasha Debby Christaline kembali pada hari Selasa untuk menghadapi lawan tangguh, yaitu bagian atas meja, Chinese Taipei (21-21) / 2018).

Bagian kedua, lawan Cina dari Taipei sulit ditaklukkan. Oleh karena itu, menurutnya, tim bola basket wanita Indonesia kemungkinan besar akan menang, yaitu dalam pertandingan terakhir dari pertandingan Grup X Asia tahun 2018 melawan India. “Dari dua pertandingan yang tersisa, yang paling relevan adalah menang melawan India,” kata Andre. Dalam pertandingan pembuka, Nathasa Debby Christaline dan yang lainnya dipaksa untuk memberikan kekalahan 40-108 kepada Korea Selatan.

Pelatih Arif Gunarto yakin bahwa timnya dapat menang dalam pertandingan melawan Kazakhstan. Pria itu, yang dikenal sebagai Njoo Lie Fan, mengimplementasikan strategi permainan cepat dan berfokus pada pertahanan dan rebound. “Kami belum pernah bertemu mereka sebelumnya. Namun, kami telah melihat perjuangan mereka melawan India, “kata Arif Gunarto.” Tujuan kami adalah mengalahkan Kazakhstan dan India. Kami ingin bermain cepat dan fokus pada pertahanan dan rebound karena Kazakhstan memiliki pemain dengan posisi bagus, “kata Arif Gunarto. Sementara itu, perjuangan untuk Kazakhstan adalah penampilan ketiga mereka di Asian Games 2018. Sebelumnya, Kazakhstan mencatatkan kerugian 42-72 di Cina Taipei dan menang 79-61 melawan India.

Laga tim tim basket putri Indonesia di Kazakhstan kontra dimulai pukul 18.30 WIB. Kompetisi ini dapat dilihat melalui streaming. Tim bola basket wanita Indonesia digelar melawan Kazakhstan dalam pertandingan berkelanjutan Asian Games 2018 grup di Aula Bola Basket Bung Karno, Minggu (19/8/2018). Tim merah putih menyaksikan kemenangan perdana kompetisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *